Rabu, 09 November 2016

Lemah Perjanjian Membuat Bumerang Besar Dikemudian Hari

Berkali kali sudah kautsar property terpaksa mengembalikan uang muka dp konsumen dalam pembelian rumah dan tanah kavling, tentu hal ini sangat merisaukan, bukan niat hati untuk zdolim mengambil uang orang lain namun bila kondisi keuangan juga sedang terbatas apalagi kurang akan membuat pusing dan ketidakstabilan keuangan perusahaan. karena sudah barang tentu uang DP dari konsumen sudah berputar di modal pembelian tanah baru dan pembangunan rumah, akibat ketidakkomitmenan pembeli terhadap akad jual beli sungguh sangat merugikan bagi para pembisnis property, 

Semua peristiwa ini tidak terlepas dari lemahnya akad jual beli ditahap tahap awal pembelian, karena terlalu disepelekan dan dikesampingkan. akibatnya ketika diperjalanan berproses, beberapa konsumen membatalkan perjanjian jual beli dan mengharapkan uangnya kembali utuh, hal ini sungguh memberatkan siapapun pembisnisnya dan apapun perusahaannya. bila situasi ini tidak disiasati dan dicarikan solusi maka pelan tapi pasti perusahaan akan mengalami caos bahkan kebangkrutan.

Oleh karena itu diperusahaan kautsar property tidak boleh terjadi lagi, setiap perjanjian jual beli baik rumah tanah maupun jenis property lainnya harus ada klausul bahwa ketika konsumen membatalkan transaksi maka uang boking dan dp tidak dapat diminta kembali. hal ini demi menjaga apabila dikemudian hari perselisihan jatuh ke ranah pengadilan maka dapat memproteksi dan melindungi perusahaan dari gugatan hukum dan kekalahan. 

Semoga ini menjadi pelajaran berharga kedepan bagi kautsar property agar lebih profesional dan berhati hati dalam setiap akad transaksi yang berpotensi konflik dan bisa masuk ke ranah hukum perdata maupun pidana.

0 komentar: